Jurnalistik

Identik dengan wartawan, wartawan bodrex, berita, kasus,

…bahkan gosip.

Ternyata jadi jurnalis, merupakan hal yang menantang (kalo ga mau dibilang susah-red), kemampuan harus mumpuni, baik ketika jurnalis itu jadi reporter, editor, kameramen, redaktur, dsb.

Setelah ikut saya suatu pelatihan jurnalistik (untuk yang awam pastinya), ternyata tugas jurnalistik butuh banyak yang dikorbankan, tenaga, pikiran, kemampuan,dsb,dll.

Ya, intinya “melelahkan”.

Inilah yang saya dapat di training itu, jurnalis yang di undang adalah jurnalis media cetak, jadi lebih concern pada satu hal…

yaitu MENULIS.

Tapi sebelumnya, dalam makalah yang diberikan dalam training itu, pengertian Jurnalistik adalah kegiatan penyiapan, penulisan, penyuntingan dan penyampaian berita kepada khalayak melalui saluran media tertentu (Kris Budiman).


Jurnalis media cetak maupun elektronik, selalu dikejar-kejar dengan yang namanya deadline, bagi Jurnalis media cetak membuat tulisan menjadi bagian vital setelah tentunya pengumpulan fakta-fakta untuk bahan beritanya, beda sekali dengan saya blogger malas, yang nulis aja seenaknya.hehe.

Di penulisan berita, ada yang namanya straight news dengan struktur tulisan berbentuk piramida terbalik.

Inti piramida terbalik adalah kita harus fokus pada intro tulisan, agar berita yang ditulis di awal diterima dengan baik oleh pembaca, disinilah dituntut kejelian penulisnya, karena intro memegang peran penting, karena kita pasti kalo baca koran yang beritanya terputus, setelah baca bagian awal yang ada di halaman depan saja, rasanya sudah dapat titik masalahnya dan tulisan setelahnya lah yang menjabarkan lagi.

Selain itu juga ada yang namanya tulisan yang dengan struktur seperti persegi panjang kebawah.

Yang artinya tulisan di awal, di tengah dan di akhir memiliki nilai berita yang sama atau penting.

Ah, ingin rasanya menulis blog juga seperti tugas jurnalis yang selalu objektif, berdasarkan fakta, bukan opini-opini yang memperkeruh, kalimatnya singkat, padat, jelas dan sebisa mungkin tulisannya seperti struktur yang kedua tadi, dari awal sampai akhir selalu jadi bagian penting.

Ngomong-ngomong. blogger juga jurnalis bukan sih,minimal seperti Citizen Journalism?

 ===========
credit gambar : 1,2,

Iklan

3 pemikiran pada “Jurnalistik

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s