7d x 12h + P/H

Judul di atas bukanlah rumus tertentu dari fisika atau kalkulus. Penasaran? Baca aja ya cerita di bawah ampe abis. 😀
Here it goes…
Hari minggu adalah momen yang tepat buat istirahat bagi yang suntuk seminggu nyari nafkah atau kuliah, apalagi kalo cuacanya terik, udah deh, bawaannya pengen tidur kalo ga ya minum yang adem-adem. Tapi ga selalu begitu, ada juga yang bela-belain nahan kantuk buat ngerjain sesuatu misalnya tugas kuliah kaya saya (curhat.com). Tugas buat mahasiswa rasanya ga ada abisnya, mati satu tumbuh seribu, kelar seribu, nambah segitu lagi. Yah, apa boleh buat, tuntutan peran :D.
OK. Tulisan ini bukan tentang tugas-tugas saya yang kalo diceritakan niscaya sangat tidak penting. Siang itu, cuacanya cocok banget buat jemur kasur , terik! Dalam rasa kantuk berat dan saya sedang kerjain tugas yang ga selesai-selesai, tiba-tiba…
“Assalamu’alaikum!!!” Nampak suara ujung pintu.
“Wa’alaikumussalam!!!” seketika saya jawab.
Ternyata yang salam itu adalah sosok yang bisa dibilang sangat gigih, bagaimana tidak, dengan cuaca seterik itu tetap saja sumringah, saat itu dia membawa bungkusan plastik dan tas slempang mini.
Sosok ini lah yang berkaitan dengan rumus yang ada di judul tulisan ini. Hmmm, baiklah ki sanak, akan saya jelaskan rumusnya :
7d x 12h + P/H
Diketahui :
7d berarti 7 days/tujuh hari atawa seminggu
12h berarti 12 hours atau 12 jam
P berarti panas
H berarti hujan
Penjabarannya, “rumus di atas menandakan bahwa dalam seminggu (7d) serta dalam rentang 12h (12 jam) ditambah Panas maupun Hujan”.
Rumus inilah yang saya karang dan saya dedikasikan untuk dia yang mengucap salam tadi, dia adalah…jeng…jeng.
“TUKANG KREDIT”
OK. Stop, stop! Mungkin ada yang bingung, heran atau bilang saya lebay, whatever  you said. Sosok inilah yang coba saya ambil hikmahnya dalam tulisan ini dengan rumus di atas.
Ada apa dengan tukang kredit? Lihatlah bagaimana dalam kurun seminggu (7d), tidak pernah berhenti menagih kredit dan dengan sabar menerima ketika ada kreditor yang belum bisa membayar dan dalam rentang 12 jam (dari pagi sampai sore) masih tetap menagih dari pintu ke pintu ditambah dengan cuaca yang seperti apapun, hujan maupun panas. Saya sendiri jika membayangkan ada di posisi tukang kredit itu, ga tau bakal gimana rasanya.
Pekerjaan menjadi tukang kredit keliling, menurut saya adalah pekerjaan yang membantu banyak orang, terutama kalangan bawah. Mereka lah yang berjasa jika kita ingin membeli suatu barang dengan budget terbatas. Akan tetapi dalam pekerjaan yang satu ini jika sudah terjun ke dalamnya, agak sulit untuk keluar, kenapa? Karena mereka tidak pernah mematok tempo pembayaran dan juga besaran rupiah tiap penagihan sangat fluktuatif, bisa sangat kecil bahkan tidak ada rupiah diterima sama sekali, hal ini menyebabkan mereka tidak pernah tahu sampai kapan suatu kredit akan habis lagipula pada umumnya, jika satu kredit belum habis dibayar, akan ada kredit baru yang diminta serta jika kredit yang baru tadi akan habis, akan ada lagi kredit-kredit lain. Inilah yang menurut saya sangat merugikan.
Tukang kredit yang datang minggu siang itu masih muda, mungkin usianya hanya 2-3 tahun di atas saya. Inilah sebuah potret bagaimana ketersediaan lapangan kerja masih sangat kurang dibandingkan dengan jumlah angkatan kerja, sehingga berbagai cara ditempuh sehingga ada yang  memilih jadi tukang kredit ataupun pekerjaan sejenis, yang tentu saja sangat kurang dalam segi penghasilan.
Sebenarnya saya sedikit malu ketika itu tidak memberikan uang kepada dia siang itu, karena yang biasa ngasih itu orang rumah yang lain. Hmmm, dengan sabar dia pergi meninggalkan rumah saya dan mencari orang lain yang masuk dalam daftar di bukunya.
Fuhh, saya ga bisa nyimpulin apa-apa……….
Iklan

3 pemikiran pada “7d x 12h + P/H

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s