Kapan Sebuah Pintu Bukan Sebuah Pintu?

Tidak setiap hari anda sempat meluangkan waktu berjalan-jalan santai di lingkungan sekitar, berjalan tanpa maksud dan tujuan, merentangkan kaki, membiarkan pikiran mengembara dan berkenalan kembali dengan beberapa pemandangan indah.
Bayangkan diri anda sedang melakukan hal itu, menyusuri jalan di sekitar anda. Hari itu sangat indah. Anda berbelok ke arah jalan yang tidak pernah dilewati sebelumnya. Anda melewati sebuah rumah yang indah di seberang jalan lalu berhenti sejenak mengamati rumah itu dan memperhatikan pintunya terbuka setengah. 
 Mengapa pintu itu terbuka?
1.       1. Rumah itu dirampok.
2.       2. Pemiliknya lupa mengunci.
3.       3. Pemiliknya hendak menyapu pintu masuk dan masih ada di dalam.
Apa jawaban anda?
Jawablah secara jujur apa yang terlintas di benak anda. Jangan menerka-nerka jawaban. Jika sudah, simpan jawaban anda.
Tetaplah jujur dengan jawaban anda.
Dalam alam bawah sadar, alasan mengapa membayangkan pintu terbuka berhubungan dengan cara membuka diri dan menyingkapkan kelemahan anda terhadap orang lain.
1.       Rumah itu dirampok
Anda cepat mengambil anggapan terburuk di setiap situasi. Jadi lain kali ketika ‘bencana’ datang, milikilah pikiran jernih, ambil nafas panjang, hitung sampai sepuluh baru anda boleh pingsan.
2.       Pemiliknya lupa mengunci
Anda bukan tipe yang terhanyut dalam situasi genting. Sebaliknya, anda sangat santai bahkan cenderung lalai.
3.       Pemiliknya hendak menyapu pintu masuk dan masih ada di dalam.
Anda mungkin nampak seperti orang yang santai. Tapi tidak pernah membiarkan diri anda lengah. 
Which one are you?
Itulah sepenggal bab (dengan suntingan seperlunya) serta judul tulisan ini adalah nama dari bab tersebut. Bab itu berasal dari buku yang cukup menarik yang berjudul Kokology 2:Game Praktis Menggali Potensi anda. Pengarang buku itu adalah dua orang Jepang, Tadahiko Nagao dan Isamu Saito. 
Pertama mendengar judulnya mungkin agak unik. Tapi dijelaskan secara bahasa dalam buku itu.
Kokology \ kõ kõl’ õ jé \Kata benda [Jepang, kokoro, pikiran, semangat, perasaan + Yunani, -logia, Ilmu].
1.       Seri permainan psikologi baru untuk menyingkap emosi dan tingkah laku seseorang.
2.       Istilah populer untuk tingkah laku manusia atau respon situasional.
sumber
 
 …
Ada banyak bab seperti pada pembukaan tulisan ini. Dan masing-masing bab memiliki makna tersendiri. Sebenarnya buat saya pribadi, hasil yang digambarkan bisa iya bisa tidak, artinya mungkin saja tidak 99,99% persen yang membaca dan menjawab sesuai gambaran dalam buku itu.
Satu hal lagi, karena ini buku terjemahan, jadi untuk beberapa susunan kalimat agak rancu dibaca, entahlah karena dinamika bahasa Jepangnya seperti itu (atau emang saya yang oon), yang jelas buku ini cukup menarik untuk ‘melihat’  diri sendiri.
#mencobajujur, entah kenapa ketika menjawab bab yang ditulis di atas, saya menjawab pilihan pertama. Nampaknya, bisa benar juga atau tidak sepenuhnya seperti itu, yang jelas ambil hikmahnya sajalah dan mencoba terus menata perubahan yang lebih baik.
Enjoy your days!!!
Iklan

16 pemikiran pada “Kapan Sebuah Pintu Bukan Sebuah Pintu?

  1. tahu gak sih pas aku jawab pertanyaan pembuka itu dan kemudian baca analisis nya..
    kok bisa tepat yaaaaa
    😀
    jadi penasaran sama buku ini.
    dan suka sama permainan – permainan yang agak – agak berbau menebak 'seperti apa sih orang ini'
    hehehehe

  2. sayang dari ketiga pilihan, gak ada pilihan yang lain sih… padahal klo liat pintu terbuka, saya mau masuk… mau minta nasi! hehehehe

    btw bukunya tersimpan dalam sebuah ebook gak? kok gak sekalian di sematkan di sini?? biar kita juga bisa langsung ke tkp baca-baca ^_^

  3. @phonank: yang saya baca buku asli,kalo versi internet belum tau, mungkin aja ada, tapi dengan beragam bahasa.

    @sang sing sung: boleh jadi 😀

    @orangefloat: benar atau tidak kembali ke persepsi masing-masing.
    thanks udah berkunjung

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s