Sawah vs Sumur

Mentor saya pernah mengutarakan suatu pernyataan yang saya ingat hingga kini, bahwa ada 2 (dua) tipe orang menuntut ilmu, yaitu tipe memperluas sawah dan memperdalam sumur.

Mari kita uraikan satu-persatu:
sumber
Memperluas Sawah
Kita tahu sawah itu, ya sawah,-ricefield-tempat menanam benih gabah hingga menjadi beras yang menjadi makanan pokok di negeri tercinta ini. Semakin luas sawah, semakin banyak padi ditanam dan kesempatan memanen beras tentu lebih banyak lagi.
Tapi, kita tahu bagaimana kedalaman sawah. Jika kita memasukkan kaki ke dalam sawah, mungkin hanya kaki bagian betis yang terbenam, tidak seluruh badan dan jika dibandingkan dengan kedalaman sumur, jelas bahwa sawah lebih dangkal.
Begitu pula ketika seseorang menuntut ilmu, sawah dianalogikan sebagai ilmu yang dipelajari tetapi tidak mendetail. Layaknya mata kuliah pengantar, hanya digambarkan secara umum namun tidak mendetail.
Orang yang menuntut ilmu dengan metode ‘Rice-field Expander’ atau memperluas sawah ini bisa tahu banyak hal, meski tidak mendetail. Tipe seperti ini bisa tahu hal A sampai Z, tapi dia tidak tahu secara mendalam hal dari A hingga Z tersebut.
sumber
Memperdalam Sumur
Sumur tentu lebih dalam dari sawah. Tapi sumur punya luas bidang yang lebih kecil. Jadi, dalam tipe ini, bidang ilmu yang dipelajari tidak sebanyak yang dipelajari Rice-field expander. Well-digger atau penggali sumur dalam menuntut ilmu menspesifikasikan lagi ilmunya di bidang tertentu dan benar-benar fokus pada ilmu itu hingga ia benar-benar sudah menemukan titik terdalam dari ilmu itu.
Orang seperti ini mungkin hanya tahu hal A sampai D (tidak sampai Z), tapi hal A sampai D tersebut benar-benar ia ketahui sampai mendetail.
Cukup lama juga mikir hal ini, tapi saya sedikit modifikasi, buat saya, yang pertama perluas dulu sawah kita lalu jika sudah menemukan sawah yang benar-benar baik, maka segera sawah itu diperdalam hingga menjadi sumur. Semoga saja bisa begitu.
So, how about you?
Iklan

23 pemikiran pada “Sawah vs Sumur

  1. itu kalo didalam dunia pekerjaan dibedakan menjadi spesialis dan generalis.. ibarat kata generalis tuh jenderal yang bisa melihat secara luas baru bisa memutuskan.. kalo spesialis tuh tukang taktik, tukang senjata dll.. yang mempersiapkan semuanya secara spesifik.. ya dua-duanya dibutuhkan, gak ada mana yang lebih baik

  2. maksudnya ginikah?
    memperluas sawah — semua serba dipelajari tapi tidak jadi ekspert.
    memperdalam sumur — mempelajari 1 ilmu hingga jadi ekspert dibidangnya.

    saya sih mending memperdalam sumur sambil memperluaskan sawah (^O^)lagian tuhan menciptakan manusia dengan kepintaran lateral, dan bilateral… yang gampangnya kita bisa kok multitasking… (^_~)

  3. kalau aku lebih suka memperdalam sumur deh.. biarpun tahu dikit tapi gak asal2an. walaupun kadang kita perlu tahu juga secara umum mengenai hal2 lainnya..

  4. capek-an nyawah daripada nyumur kyaknya ya.. meski resiko bahayanya secara nyata kyaknya lebih gede nyumur..
    *komen yang ngga nyambung ama isi makna postingan* πŸ˜›

  5. dua-duanya harus bisa kita imbangi…
    agar ilmu yang kita miliki semakin luas dan semakin mendetail, sebab itu bila kita punya ilmu lebih, maka harus selalu mengajarkan kepada orang lain… biar ilmu yg kita miliki akan terus bertambah

  6. @maman: ya, saya juga kan lihatnya dari yang ada.hehe

    @3sna: kurang lebih begitu, tapi setuju, kita bisa saja multi-tasking tapi tetap ada task yang masuk kategori sumur dan task yang masuk kategori sawah. thanks for visit

    @Ad Ln Pt: tentu amat sangat bisa πŸ˜€ thanks for following

    @Fauzan: bisa aja kalo pake teknologi terbaru.hehe

    @niee: setuju

    @iam: cheers!

    @pege: tergantung sih, take at your own risk.hehe

    @phonank: setuju πŸ˜€

    @cucuharis: wah. berarti air udah susah tuh kang. thanks atas kunjungannya

    @komuter: ayo-ayo perluas sawah.hehe

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s