Balada Pembersih Lantai

 

Thanks to sebungkus S* Kl*n Lantai, cairan pembersih lantai yang tergeletak tak berdaya di kamar mandi.

Engkau baru sahaja memberikan daku sekelumit ide untuk posting.haha
*ditimpuk sabun*
 
Ya, benda tak berdaya itu masih mengeluarkan aroma khasnya, aroma yang gimana gitu.
*dicekokin bensin*
Sekelumit aroma itu membawa saya pada momen kurang lebih tiga tahun lalu (pertengahan 2008).
Saat itu status saya masih single pelajar SMK. Tepatnya waktu itu masih tingkat dua (kelas XI). Dalam percaturan pendidikan di Indonesia, siswa SMK diharuskan untuk melaksanakan sesuatu yang menjadi prasyarat menempuh pendidikan kejuruan.
Yakni Prakerin (Prakerin) alias Magang alias PKL (Praktek Kerja Lapangan).
 
PKL ini biasanya dilaksanakan pada tingkat dua atau tingkat empat (bagi tingkat empat untuk SMK yang “masa bakti” sekolahnya empat tahun).
Tapi, apa hubungannya 5o kL!N L4nt4! sama PKL?
Here the story…
*siapkan popcorn, kopi susu, dan kresek buat muntah*
Saya PKL di suatu pabrik keramik yang cukup terkenal, terletak di daerah Cileungsi, Kab. Bogor. Di tempat ini saya bertugas di bagian Laboratorium QC (Quality Control) dan RMC (Raw Material Control). Kerjaannya ngapain? Intinya cek, beibi, cek. Kerjaannya cuma cek-ricek-kroscek alias analisa. Saya masih ingat betul ada analisa terbagi pada dua lingkup, yakni analisa atau pengujian bahan mentah produksi (RMC part) dan analisa uji kualitas produk jadi (QC part).
Pada lingkup RMC, ada analisa Lost of Ignition (LOI) alias analisa berapa persen bahan kehilangan bobotnya ketika pembakaran. (FYI: keramik itu dibakar kurang lebih di suhu 1024 derajat Celcius), lalu ada analisa kadar pasir kuarsa di bahan baku, tujuannya? saya lupa.hehehe.
Di lingkup QC, ini yang rada banyak, ada analisa koefisien ekspansi (nyang ini juga lupa tujuannya.^^), lalu ada analisa ketahanan keramik terhadap unsur asam dan unsur basa. Ada analisa ketahanan gores yang bertujuan untuk menguji level kekuatan tahan gores produk keramik (FYI, level terendah alias level 1 adalah digores batu kapur dan level maksimal atau level 10 adalah digores berlian. Di tempat inilah saya melihat dengan mata kaki sendiri bagaimana wujud fisik berlian yang dulu paling banter lihat di film “Blood Diamond”.hehe), lalu ada analisa ketahanan keramik terhadap noda/stain.
Sebenernya dua paragraf di atas ga dibaca juga ga kenapa-napa, bahasanya rada teknis, dan maklum sajalha saya coba sedikit bernostalgia. ^^
OK. Langsung ke hutang pertanyaan: “Apa hubungannya 5o kL!N L4nt4! sama PKL?”
Jadi begini…
Trus begitu…
Haha.  Just kidding gan. Jadi waktu itu setiap waktu PKL selesai (durasi jam PKL sama dengan durasi kerja karyawan shift 1). Nah, di setiap harinya sekitar jam setengah lima, setiap siswa PKL diberikan extra quest yakni bersih-bersih lab. Ah, payah banget dah. zzz
*disiram HCl*
Jadi di penghujung sore itu, saya bagi tugas, kebetulan siswa yang PKL ada dua orang,,temen saya yang satu bertugas nyapu dan saya kebagian ngepel.
Have you found the clue about the question?
Ya, betul sekali. Cairan pembersih lantai yang saya campurkan ke larutan H2O di ember pel #eaaa adalah 5o kL!N L4nt4! dengan aroma yang sama yang baru aja saya cium di kamar mandi rumah.haha
Kesimpulannya:
ternyata produk 5o kL!N L4nt4! masih ada aja sampai sekarang.
*dibakar massa*
Iklan

7 pemikiran pada “Balada Pembersih Lantai

  1. Ow, jadi ceritanya bernostalgia tuh, etapi beneran loh 2 paragraf yang aneh itu aku skip saking gak ngertinya, hahahaha..

    klo aku pembersih lantai gitu gak pernah hapal merk, soalnya gak sepenting merk shampo atau sabun mandi kan yak 😛

  2. @niee: iya mbak, nostalgia

    ketahuan nih ga pernah ngepel 😀

    @mobil butut: iya mas, harus selalu bersih@niee: iya mbak, nostalgia

    ketahuan nih ga pernah ngepel 😀

    @mobil butut: iya mas, harus selalu bersih

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s