Keseimbangan

“Apa yang kamu senangi selama itu positif, kerjakanlah”

 Mantera itulah yang menyihir saya selama kurang lebih setahun belakangan dalam berkutat di dunia blog. Rimba asing tak berperi, penuh tanda tanya tentang apa dan siapa serta kenapa blog. Semua berawal dari ketidaksengajaan. Ya, ketidaksengajaan membuka tulisan-tulisan di blog orang. “Kalau cuma begini (nulis di blog), saya  juga bisa” ujar saya waktu itu. Akhirnya dengan semangat newbie 45 dan tanya-tanya om Google, terbentuklah sebuah blog sederhana di rimba belantara blogoshpere.
Seiring waktu, melalui blogwalking, semua pengalaman dan ilmu menulis teman-teman di blog lain saya coba ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Saya coba temukan gaya menulis dan jleeebb beginilah gaya saya.hehe ^^. Coba ikut kontes yang sering diadakan, sekali dua kali, dan Alhamdulillah rejeki saya bertaut di satu kontes, artikel sederhana saya diganjar satu apresiasi (baca: hadiah). Meskipun hadiahnya sederhana, tapi dibalik itu, memicu suatu “pembakaran ekstra” di dalam diri, semangat ngblog semakin membahana, meskipun turun naik mirip kurs dollar, semenjak mendapat apresiasi tadi, saya mendapat semacam pengakuan tak resmi bahwa saya adalah blogger dan saya diakui. Dan itu sudah cukup membuat saya senang. Apalagi macam mahasiswa muflis (bokek) kaya saya ini, senangnya dikasih gratisan.hehe
Semakin hari, semakin banyak ilmu yang didapat dari rekan blogger lain, semakin menggebu ikut kontes blog, dan semangat lain yang saya sadari sangat penting, yakni SILATURAHMI. Silaturahmi di dunia maya memang punya kesan tersendiri. Suatu saat pengen juga sih silaturahmi beneran alias gathering alias kopi darat sama rekan blogger yang lain. Cuma kapan ya? hehe, biarkan jam dinding yang menjawab.
Tidak terasa blog ini sudah berusia satu setengah tahun dan celakanya semangat nulis di blog ini semakin menjadi-jadi meskipun semangat yang hanya menghasilkan tulisan sampah dengan sedikit hikmah dan itulah, itulah yang saya senangi. Friksi dunia maya dan dunia nyata memang kadang menimbulkan percikan api ketidakseimbangan, ada yang cenderung memilih dunia maya ketimbang interaksi dunia nyata, dan tentu ada yang sebaliknya. Tapi saya rasa jawabannya subjektif, masing-masing kita punya jawaban sendiri atas dua kemungkinan jawaban di atas. Menurut saya, yang ideal tentu saja bisa menyeimbangkan “hobi” ini dengan kehidupan nyata. Tapi dasar manusia, selalu ada belokan halus di kemudian hari dan saya mengalaminya juga.hehe. Terlebih lagi, jika coba “disatukan”, jurusan kuliah saya misalnya, bukanlah jurusan yang menuntut skill berkomputer ria, karena jurusan saya adalah jurusan “pahlawan”, yakni jurusan keguruan.hehe.
Jika merujuk pada kemajuan jaman yang semakin hi-tech ini, bisa saja calon guru (seperti saya ini :p) mencoba membiasakan untuk mengaitkan dunia blog dengan pendidikan, akan tetapi saya bukan tipikal blogger yang suka posting materi-materi kuliah. Dari dua hal tentang latar belakang dan hobi saya tersebut memang sulit menemukan titik temunya tapi saya terus mencoba menyelaraskannya. Biarlah kedua hal tadi tidak bertemu akan tetapi bisa berjalan selaras beriringan. Dengan self-management yang baik, saya akan coba menyeimbangkan kedua hal tadi. Insya Allah.
Secara garis besar saya hanya bisa mengambil gambaran vis a vis dunia nyata dengan dunia maya lewat kuliah karena pengalaman saya yang masih newbie dan minim. Saya belum bisa mengkonfrontir dengan gambaran kehidupan nyata dengan dunia maya seperti halnya seorang rekan blogger, mas djangan pakies yang tetap eksis ngblog tanpa meninggalkan peran dan tanggung jawabnya sebagai nakhoda rumah tangga. Rumah tangga yang tertata apik 17 tahun dengan tanggung jawab besar. Saya yang umurnya masih 18 tahun kayanya perlu banyak meminta ilmu bagaimana self-management yang baik antara dunia nyata dan dunia maya.hehe
—————————————————————————————————————
Artikel sederhana ini diikutsertakan dalam kontes Suit Sepentin Giveaway di blog milik mas Djangan Pakies. Oh ya, saya juga mengucapkan Happy Anniversary 17th buat Mas Djangan Pakies dan Isteri. Semoga langgeng hingga akhir hayat ^.^
Photobucket
Iklan

10 pemikiran pada “Keseimbangan

  1. Assalamu'alaikum Mas
    Alhamdulillah, terimakasih atas partisipasinya. semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya tidak berkomentar agar lebih obyektif

    Artikel sampean sudah saya copy dan pastekan di blog baru saya yang khusus untuk giveaway ini agar mudah mengumpukan artikelnya. Insya Alloh saatnya nanti saya publish

    >URL blog Sang Sendal Jepit – Mas Deewahjoedi (mBogor) ijin saya tempel di sidebar Djangan Pakies.

    >saya juga udah follow balik blog ini, semoga menjadi jalinan silaturrahim yang baik

  2. Komunitas Blogger Bogor mau ngadain kopdar 31 Juli 2011 di Ekalokasari jam 12.00, kalo anda berminat 🙂

    Kayaknya beberapa blogger dari gunung putri kayak Prisma Gita dan Phenyukerooo bakal join juga 🙂

    Last, semoga kontes kali ini juga beruntung kang 🙂

  3. Wah udah pernah menang kontes? AKu dong gak pernah menang2 *hiks

    Bagi aku seh bener tuh ngeblog adalah hobi, kalau dapet menang kontess atau penghasilan dari ini itu hadiah, dan gak ada paksaan juga mau update atau hiatus. Menurut aku gak relefan aja berfikir bahwa yang sering update dan BW itu blogger sejati 😛

    Semoga menang deh kontesnya 😀

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s