Lem Kekuasaan

Siapa yang tidak tahu benda yang satu ini?
Ya, lem power atau bahasa mudahnya: Power Glue. Lem dengan daya rekat tinggi dan tidak butuh waktu lama untuk kering. Power glue dalam bahasa kimianya disebut Cyanoacrylate. Cyanoacrylate dikembangkan pada tahun 1942 oleh Dr. Harry Coover dan Fred Joyner dari Kodak Laboratories dalam suatu percobaan membuat plastik transparan untuk teropong senjata. Namun pada perkembangannya bahan adhesive ini malah dijadikan produk lem untuk keperluan komersial.
Dalam bentuk cair, Cyanoacrylate merupakan monomer dari Methyl-2-cyanoacrylate (CH2=C(CN)COOCH3 or C5H5NO2) dan Ethyl-2-cyanoacrylate (C6H7NO2). Dalam komposisinya biasanya ditambahkan fumed silica agar hasilnya lebih kental seperti gel.
Untuk penggunaan nampaknya tidak perlu dijabarkan lagi. Lem ini punya kemampuan merekat dengan cepat terutama pada benda seperti plastik dan besi.
Namun lem ini punya efek samping yang cukup “merepotkan” yakni ketika terkena kulit. Sebenarnya lem ini tidak berbahaya (non-toxic) hanya menyebabkan iritasi ringan. Cara menghilangkan bekas lem yang menempel erat di kulit terutama jari bisa dengan menggunakan air (terutama air hangat) serta sabun. Memang setelah dibasahi, lem tidak akan meleleh sendiri namun lem akan mudah kita kelupas.
Satu hal lagi, jika lem ini terkena baju (terutama berbahan katun atau wol) maka akan melepaskan reaksi eksotermik. Reaksi eksotermik adalah reaksi kimia yang melepas panas. Tak heran jika lem ini terkadang membuat kain atau baju terbakar (terbakar dalam artian berlubang atau hangus menghitam, tidak terbakar dengan mengeluarkan api).
Terkadang dalam penggunaan, lem yang dijual dengan harga Rp1000 hingga Rp5000 (tergantung kepada kualitas dan kuantitasnya) ini tidak sekali habis dalam pemakaian. Sangat menjengkelkan jika baru sekali pakai dan ketika hendak dipakai lagi lem sudah mengering dalm wadahnya, mau tak mau kita harus membeli kembali. Dalam kondisi tertentu (seperti hujan, tengah malam atau tidak punya uang :P) tentu kita tidak bisa membelinya, maka ada tips praktis dalam penyimpanan lem ini agar tidak kering ketika hendak dipakai lagi.ย  Prinsipnya cukup sederhana, kita hanya membuat kondisi dalam wadah lem menjadi vakum sehingga lem tidak bereaksi dengan udara luar yang menyebabkannya akan mengering. Caranya dengan membakar sedikit ujung plastik yang berfungsi seperti pipet atau lubang tetesnya. Lalu dalam kondisi plastik yang masih melunak karena dibakar, langsung tutup dengan jari sehingga lubang benar-benar tertutup (jangan lupa hal ini akan membuat jari “sedikit” panas).
Referensi:
– Material Safety Data Sheet (MSDS) Cyanoacrylate http://www.surlok.com/msds/1415.htm
– Pengalaman Pribadi
NB
Akhirnya bisa posting lagi setelah sebulan lebih absen posting karena alasan yang tidak jelas ๐Ÿ˜› oleh karena itu, maafkan sayah dan jangan lupa untuk selalu mampir kesini.hehe
Kenapa judulnya lem kekuasaan? Karena Power Glue jika diartikan secara bebas artinya seperti itu.hehe
Salam hangat,
Iklan

12 pemikiran pada “Lem Kekuasaan

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s