The Power of No Mention

Dunia hari ini seperti takluk dalam genggaman. Bagaimana tidak, kendali opini bisa dilakukan hanya dengan menyentuh jari di layar perangkat genggam. Terima kasih kepada internet, bukan hal tidak mungkin jika kelak Presiden kita memberikan komando perang melalui sosial media pribadinya.

Embrio-embrio gerakan sosial pun bermunculan. Baik yang hanya bersifat guyon, agak serius, hingga serius “beud”.

Ekses? Anda percaya ekses? Sebagai makhluk-Nya yang suka berpikir kausalitas tentu percaya. Demikian terjadi di sini, dunia dalam genggaman ini. Ekses itu nyata. Ia mampu menyulap arang batok menjadi batu bara juga mampu merekayasa tukang parkir menjadi tuan tanah.

Kita tentu bertanya, “Ada apa gerangan?”. Tapi lucunya, kita menanyakan hal tersebut dalam dunia genggaman tadi. Lucu, seperti penulis yang tidak tahu cara memegang pena.

Juga terjadi, lingkar hati terdekat kita melakukan hal yang sama. Tentu saja dengan gaya dan ekses yang berbeda. Sepintas sedang membicarakan diri hingga pipi merah merona. Kadang membuat batin bergetar karena khawatir hal itu merusak lingkar hati.

Tapi satu yang jelas, itu semua tidak jelas karena semua dilakukan dengan sifat “no mention”.

Iklan

2 pemikiran pada “The Power of No Mention

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s