Anomali Semesta

semesta

Jika ada sepuluh orang berpakaian putih dan satu orang berpakaian hitam, kemungkinan orang yang berpakaian hitam itu akan dibilang unik.

Atau dibilang beda.

Atau dibilang aneh.

Persepsi tiap kepala itu heterogen dan sah-sah saja untuk ada.

Sulit dibayangkan jika dunia hanya hitam-putih an sich tanpa abu-abu yang membuatnya dinamis dan indah.

Perkenalkan semesta, ia delegasi-Nya.

Mengejawantah dalam prakiraan cuaca, air dalam saluran, lalu lalang kendaraan di jalan raya, dan hingar-bingar manusia.

Ya, meskipun hingar-bingarnya membuat telinga pekak dan memaksa gendang telinga meredam sedemikian desibel penuh tekanan.

Kadang mundur sejenak adalah solusi.

Praktis.

Meski penuh konsekuensi

Iklan

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s