#IndonesiaButuhPiknik

22 Juli 2014 sudah berlalu. Kegilaan pemilihan presiden sedikit berkurang meski belum sepenuhnya reda. Kompetisi pilpres kali ini, entah karena memang punya tingkat partisipasi yang tinggi atau apa, yang jelas amat sangat menyita perhatian. Kita akan terbiasa mendengar mereka yang sebelum-sebelumnya golput, kini ikut berpihak, stand on right or left side as they choose.

Dunia maya boleh dibilang sebagai “kawah candradimuka” pertarungan kampanye antar kubu pendukung, mulai dari sekedar komentator biasa, fans karena kader partai pendukung, hingga fans fanatik yang kadang akal sehatnya gagal fungsi.

gantung-diriBukan, saya bukan bermaksud menyampaikan curahan hati mereka yang “menangisi” calonnya yang gagal menang. Saya juga tidak sedang ingin ikut berbagi euforia mereka yang calonnya menang.

Saya kira kontestasi pemilihan presiden selesai ketika KPU sudah mengumumkan (atau nanti ketika MK mengeluarkan putusan jika memang ada sengketa).

Dan jika sengketanya berlarut-larut maka biarlah elit-elit yang berkelahi, kita cukup mengkritisi dengan porsi dan peran yang proporsional sebagai grassroot.

Jika masih repot dan stress terkait pilpres ini, tandanya kita butuh piknik.

Semua pendukung dan fans fanatik perlu piknik

Dan Indonesia butuh piknik untuk menyegarkan isi kepala dan hati.

Iklan

2 pemikiran pada “#IndonesiaButuhPiknik

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s