Wow, 5B

Hot Thread Kaskus terakhir membahas tentang bagaimana cowok bisa terlihat keren. Saya pun meluncur ke TKP dengan harapan bisa meng-upgrade derajat ke-keren-an diri. Poin yang dibahas macem-macem, salah satunya adalah cowok merasa akan lebih keren ketika bisa main alat musik.

Tiba-tiba pikiran melayang ke belakang…

And the story begins…

Dulu, dulu banget ketika masih berseragam putih abu, masa dimana seorang pemuda bangsa seperti saya masih mencari definisi keren. Keren dari berbagai sudut pandang manusia. Ya, salah satunya dari sudut pandang cewek sih, biar bagaimanapun juga. Teori ATM (Amati-Tiru-Modifikasi) ternyata berlaku ketika kita dalam proses mencari jati diri. Saya pun melakukannya ketika masih sekolah, mengamati lingkungan sekitar dan merumuskan bahwa menjadi keren adalah dengan gabung dengan hobi tertentu.

Anak Basket! Siapa yang ga ngerasa keren jadi A-bas (anak basket). Berasa artis sinetron grosiran di TV. Sayangnya saya ga bisa main basket. Keren dengan jadi Abas pun sirna.

Anak Bengkel! yang satu ini juga terkesan keren. Nongkrong di bengkel pulang sekolah, pegang kunci pas nomor 17 buat lepas roda keliatan gimana gitu. Sayangnya, saya ga kuat buka roda, yang ada buka mur malah slek, kaya hubungan kamu sama dia. *uhuk*

Dan pencarian pun terhenti di satu hobi: jadi ANAK BAND, saudara-saudara. Sekali lagi jadi ANAK BAND. ya, jadi A-N-A-K—B-A-N-D. Sejak SMP saya memang sudah berkenalan dengan alat musik bernama gitar bahkan sampai punya satu gitar kayu di rumah. Skip..skip…nemu temen satu hobi dan voila, we made a band.

Sebagai anak band, yang (hanya bisa) menjajal event pensi sekolah sendiri, rasanya kinyis-kinyis gimana gitu.  Tingkat kepercayaan diri meningkat tajam dengan margin of error 1%.

Di tengah atmosfer jadi anak band itu, saya pun mencoba terus mengembangkan wawasan di bidang musik; browsing forum musik sampai ikut music exhibition. Ya, myusik eksibisyen itu mirip pameran furnitur gitu lho cuma bedanya yang ditawarin beragam jenis alat musik yang harganya bisa naik haji ONH plus.

Saya pun mengajak satu teman saya. Kami berdua tiba di lokasi eksibisyen tersebut yang berada di ITC Depok. Liat-liat gitar, liatin orang demo bass. Iseng-iseng pencet piano. Sampai di suatu sudut pameran, saya liat-liat koleksi stik drum. Berhubung sebelumnya sudah browsing, jadi sedikit tahu apa saja ukuran dan bahan dari stik drum tersebut. Ada ukuran 7A, 5A, 5B, dst. (tapi ga ada 2B ya).

Liat-liat harga stik tersebut ternyata cuma bisa nelen ludah dan tepok jidat. Yah, akhirnya cuma bisa windows shopping sambil menatap nanar, “kapan bisa beli”.

Di tengah lamunan, tiba-tiba sesosok wanita datang menghampiri ssaya. Bukan mau kenalan, tapi…

“Mas…harga stik 5B-nya berapa”

Tiba-tiba dunia slow motion dengan efek vertigo

Saya : *melongo*

*hening*

Si cewek : *ikutan melongo*

*semakin hening*

Sumpah, waktu kejadian itu ga sampe 8 detik tapi kerasa lama. Masa keren-keren gini dibilang tukang stik drum. Haduh, apakah saya bertampang sales pada hal merujuk quickcount TvOne menyatakan saya tidak demikian.

sad-man-450x300Akhirnya si cewek mlongos pergi dan minta maaf. Saya masih sedikit shock. Menyisakan luka perih di hati gegara dikira sales stik drum. Untung saya baik hati, tidak sombong, dan rajin followback. Coba kalo ga, mungkin bakal heboh dan muncul di headline Radar Depok keesokan harinya.

Ya, ya, ada pesan moral disini, (ciee, pesan moral) antara lain:

    1. Jangan berkostum seperti sales pada umumnya. Untuk poin ini, saya merasa aman karena outfit saya waktu itu selayaknya anak gaul Depok
    2. Jika wajah merasa mirip sales, segera jaga jarak dari etalase toko/pameran. Sepertinya saya terjebak di poin in, huft *nangis di pojokan*

N.B: Sales promotion is great persons who sell things with full-responsibility, this post DOES NOT condescend them by any means, just heureuy wae yeuh
http://aiendyu.files.wordpress.com/2014/06/1st-anniversary-giveaway.jpg“Postingan ini diikutsertakan dalam 1ST Anniversary Giveaway : Tunjukkan Keabsurdanmu”

Iklan

2 pemikiran pada “Wow, 5B

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s