Kembar Angka Genap Pertama

We all have an unforgettable and precious treasures,

It lasts forever…

It lasts forever…

(One OK Rock – C.h.a.o.s.m.y.t.h)

Jujur, saya paling tidak begitu suka mendapat momen yang sentimentil dan emosional. Mengapa? Karena jika diingat lagi di masa yang akan datang kadang jadi hal yang terlalu berharga untuk disepelekan.

Pun dengan tanggal 3 di bulan sebelas kalender masehi.

Ingin rasanya tiap bulan sebelas ketika tanggal 2 keesokan harinya langsung melompat ke tanggal 4. Tidak pernah (lagi) ada tanggal 3.

Tapi hukum alam tidak demikian, kecuali di tahun kabisat, tangga di setiap tahun pasti sama.

Tahun ini, tanggal itu datang dan (nyaris) biasa saja. Sampai ketika malam itu, sepertinya sejenis takdir, harus berkumpul dengan sahabat.

Bukan tentang kuenya, ya, walaupun kuenya enak dan manis.

Terlalu manis malah.

Tapi adalah ketika ditanya pertanyaan, “apa harapan lo di usia sekarang?”

Ini, setiap tahunnya, adalah pertanyaan menyebalkan sehingga jawaban yang keluar pun terdengar klise dan normatif-diplomatis mirip jawaban ujian PPKn. Pertanyaan itu, tidak ingin saya jawab dengan kalimat-kalimat puitis.

Jawaban atas pertanyaan itu, hanya ingin langsung diperagakan.

Tapi ada yang pernah bilang, “katakan mimpimu, katakan perjuanganmu”.

Kawan, ingatkan jika saya pernah sesumbar, mengobral janji, bahkan hingga mengobral harap.

Saya hanya ingin di lingkungan yang saya temui, dimanapun, selalu baik dan setelahnya akan terus baik-baik saja. Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang.

Lantas, manusia mati apakah meninggalkan sekedar nama?

Aib?

Atau prestasi?

Saya suka filosofi lilin, terbakar habis untuk menerangi. Tapi ada yang menentang filosofi itu. Entah terlalu naif lah, selfless lah, egois lah, dll. Tapi kawan, bukankah itu pengorbanan? Pengorbanan itu memang harus siap dengan konsekuensi. Untuk kalian dan semua orang yang saya kenal, semoga bisa merasakan terang. Walaupun terang itu hanya setitik lilin kecil.

Terima kasih untuk Didik, Zia, Dyah, dan Arif atas inspirasi malam itu.

Iklan

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s