Jadi Pahlawan?

sumber: bonfirehealth.com

Aku pernah jadi pahlawan…

Ketika aku melihat seorang wanita begitu ragu untuk menyeberang jalan yang ramai dan beringas lalu aku membantunya menyeberang jalan.

Aku pernah jadi pahlawan…

Ketika aku melihat seorang perempuan paruh baya tergopoh-gopoh menuju lift dan pintu lift tetiba menutup sehingga dengan sigap aku menahan pintunya agar si perempuan paruh baya bisa masuk.

Aku pernah jadi pahlawan…

Ketika temanku kesulitan menyalakan sepeda motornya dan aku turut bantu memperbaikinya.

Aku pernah jadi pahlawan…

Ketika temanku bertanya arah jalan karena dia tidak bisa membaca peta, lantas aku pun membacakan arah dalam peta untuknya…

Aku pernah jadi pahlawan…

Ketika dalam satu perjalanan mendaki gunung menemukan pendaki lain yang kedinginan, maka aku bersegera melakukan prosedur standar penyelamatan bagi orang yang terkena gejala hipotermia.

Tapi…

Aku tak pernah sepenuhnya bisa menjadi pahlawan…

Karena seorang pahlawan tidak pernah mengakui kepahlawanannya sendiri dan sombong akan pencapaiannya.

Pahlawan adalah mereka yang kadang mati kedinginan dan kadang juga dikubur dengan nisan tanpa nama.

Akan tetapi Tuhan selalu membersamai mereka…para orang ikhlas.

Tulisan ini diikutsertakan di dalam #SGAnia bulan November 2014

Iklan

2 pemikiran pada “Jadi Pahlawan?

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s