Produk Smartphone Acer Z120 Mengecewakan

Untuk diperhatikan: Sebenarnya saya menahan diri untuk tidak menuliskan celoteh curhat semacam ini, namun berhubung sudah masuk tahap yang cukup fatal, maka saya paksakan diri untuk menulis ini. Tidak ada upaya black campaign atau sejenisnya karena ini murni pengalaman pribadi.
**

image

screenshot ketika HKJ kambuh di Acer Z120

Alasan awal membeli smartphone Acer Z120 ini karena spesifikasi dan harga yang kompetitif saat itu (Akhir 2013).Setelah browsing dan mencari second opinion di berbagai media, utamanya Kaskus, saya memantapkan diri untuk meminang Acer Z120 ini. Dari pencarian second opinion itu saya menyimpulkan bahwa Acer Z120 ini adalah seri penyempurnaan dari seri Acer Z110 yang punya penyakit bawaan pabrik yakni HKJ atau Home Key Jammed alias tombol Home yang menekan sendiri tanpa dikomando.

Ekspektasi awal saya, Acer Z120 ini akan bebas HKJ karena diluncurkan setelah produk Z110 yang saya yakini pabrikan Acer sudah mengevaluasi akan masalah HKJ yang serius dan mewabah di hampir seluruh pemilik Z110 (setidaknya info ini yang saya baca di forum Kaskus).

Singkat kata, diboyonglah Z120 dari Erafon Pejaten Village dengan harga Rp1.200.000., karena ini adalah ponsel pertama saya yang berbasis Android maka ekspektasi saya setelah membeli tidak terlalu muluk-muluk asalkan sesuai spek yang ditawarkan.

Aplikasi yang saya install pun tidak jauh dari sosial media dan tak lupa Wordpresa for Android untuk memudahkan aktifitas blogging pascahijrah dari Blogspot.

Kurang lebih 3-4 bulan kemudian, muncul gejala aneh di ponsel ini yakni tanpa dikomando, tombol Home seperti ditekan terus menerus. Setelah muncul gejala itu, saya curhatkan ke forum Kaskus dan ternyata itulah yang dinamakan penyakit HKJ.

ZONK!!!

Saya langsung kecewa seketika dan tanpa pikir panjang langsung membawa ke Acer Service Center di Ratu Plaza, Senayan untuk klaim cacat produk. Perjalanan cukup jauh dan berongkos lumayan (karena saya dari Bogor) terpaksa dilakukan demi mengklaim hak garansi 1 tahun. Sesampai disana, produk ditangani dan sepertinya mbak-mbak CS pun sudah tidak heran dengan penyakit HKJ di unit Z120.

Setelah 3 hari, Z120 selesai dikerjakan, entah ada replacing komponen atau tidak karena tidak diberitahu. Akhirnya, Z120 saya pun kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

Dan gejala penyakit HKJ kembali hadir di akhir 2014 hingga saat pos ini dibuat (FYI: pos ini saya ketik di Z120 naas tsb). Saya bertanya melalui akun Twitter Acer, apakah HKJ ini tergantung cacat yang bisa diklaim atau tidak? Ternyata tidak karena sudah lewat masa garansi dan ongkos perbaikannya disebutkan sekian rupiah dan mereka bilang bahwa akan memprioritaskan servis bagi Z120 akibat masalah HKJ.

Mendapat kabar seperti itu, saya seolah mendapat Zonk untuk kedua kalinya. Saya menyimpulkan bahwa Acer Z120 memiliki cacat produksi sebagaimana Acer Z110 yakni Home Key Jammed. Saya belum berpikir untuk pergi lagi ke Acer Service Center selain karena biaya yang tidak sedikit, toh saya tidak ingin sebuah memperbaiki produk yang memang punya cacat permanen. Buktinya adalah pascaservis pertama dulu, penyakitnya tidak hilang dan muncul lagi di kemudian hari.

Kesimpulannya adalah produk Acer Z120 adalah produk yang mengecewakan dan sebuah produk yang saya membuat saya menyesal telah membelinya.

Semoga teman-teman bisa lebih selektif lagi terhadap pilihannya agar tidak dapat produk “kucing dalam karung” #kzl #zbl #mlz

Posted from WordPress for Android

Iklan

3 pemikiran pada “Produk Smartphone Acer Z120 Mengecewakan

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s