Me Time?

image

sumber: sheknows.com

Menurut Oxford Dictionaries, definisi me time adalah “time spent relaxing on one’s own as opposed to working or doing things for others, seen as an
opportunity to reduce stress or restore energy”.

Bahasa mudahnya adalah suatu waktu yang digunakan untuk relaksasi dan sejenak “lari” dari hiruk pikuk pekerjaan dan aktifitas lainnya sehingga mengurangi stres.

Macam dari me time sendiri sangat bermacam-macam, sesuai dengan karakteristik orangnya. Ada yang suka menyepi di tempat yang nyaman atau ada juga yang memilih menghabiskan waktu bersama orang yang terdekat. Apapun itu, tujuannya jelas agar mengurangi stres dan menstabilkan emosi.

Siapapun pasti pernah merasakan me time. Aktifitas harian ataupun kejadian tertentu kadang menyita energi dan emosi yang berlebih. Demikian dengan saya. Belakangan meski aktifitas tidak terlalu hectic namun tetap saja ada kejadian-kejadian yang menyita energi. Ketimbang bersusah payah bergulat dengan hal tersebut, sejenak menghindar agar pikiran lebih tenang dan terkendali justru lebih baik. Setidaknya itu yang menjadi alasan saya membutuhkan me time.

Pria pada umumnya ketika menghadapi suatu masalah yang kompleks akan bertindak sesistematis mungkin dan berorientasi dengan hasil. Namun ketika menemui hambatan, pria cenderung mundur dan diam. Bukan menyerah tapi hanya mengevaluasi keadaan. Menurut istilah John Grey dalam buku Men are from Mars and Women are from Venus, keadaan demikian dinamakan men’s cave. Artinya pria sedang memasuki gua yang dia miliki dan terus berada disana hingga masalah terpecahkan atau minimal menemukan titik terang atas masalah yang dihadapi.

Saya tidak tahu apakah me time berkorelasi langsung dengan men’s cave versi John Grey. Tapi untuk saat ini, saya sendiri menemukan korelasi yang erat antara kedua keadaan tersebut karena saling mendukung. Ketika laki-laki berada di dalam gua, mereka enggan diganggu. Ketika dalam keadaan me time, gangguan adalah hal yang dihindari. Gangguan itu bisa dari berbagai hal, antara lain tuntutan pekerjaan, deadline, bahkan dari kumpulan orang yang kita cap sebagai sahabat sendiri.

Tapi jika demikian, apa mungkin mereka benar-benar sahabat?


NB: Tulisan ini berputar-putar, tidak lugas, dan cenderung chaos. Ternyata sulit menulis ketika berada dalam gua. Mungkin karena gelap. πŸ™‚

Posted from WordPress for Android

Iklan

13 pemikiran pada “Me Time?

  1. Saya tak menyangka kalau tulisan ini benar-benar terartikan secara harfiah :hihi
    Jadi Mas Ardi sekarang sedang menyendiri, menghabiskan “me time”, di dalam sebuah gua? Wow, keren!

  2. Lagi di dalam gua toh, Mas… πŸ˜€

    Dalam seminggu, pasti aku selalu menyediakan waktu untuk menyendiri di kamar. Entah itu baca buku ataupun nonton film. Pas lagi kayak gitu, aku nggak mau diganggu, hehe….

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s