Kesan Pertama: Xiaomi Redmi 2


Belakangan ini di dunia persilatan gadget, nama Xiaomi cukup sukses menyita perhatian dengan produk-produknya yang dibanderol dengan harga relatif terjangkau padahal spesifikasinya boleh dibilang melampaui dari pabrikan lain jika dibandingkan pada posisi harga yang sama.

image

Redmi 2 Packaging

Setelah sebelumnya galau dengan pencarian Asus Zenfone 5 yang mulai langka di warung-warung terdekat, akhirnya saya memutuskan “selingkuh” dan malah memboyong Redmi 2.

Redmi 2 ini saya pindahtangankan dari jaringan Erafone yang ada di Depok. Ternyata harga di outlet berbeda dengan yang tertera di situs Erafone. Disini saya harus membayar Rp1.549.000, lebih mahal Rp50.000 dari harga versi situs. Singkat cerita, langsung unboxing kardus kemasan Redmi 2 yang menurut saya cukup elegan. Saya unboxing di outletnya langsung supaya gak dapet sabun aja sih. #eaaa

Kesan pertama, body cukup kokoh dan tidak seringan Zenfone 5. Saya tidak begitu memusingkan “kecantikan” fisiknya karena “inner beauty”-nya lah saya cari. Gak jauh beda sama cari jodoh lah. #ngok

MIUI: Kagok Tapi Keren

image

MIUI v6

Jujur saja, awal pakai Redmi 2, saya sedikit kagok. Redmi 2 sendiri menggunakan OS yang bernama MIUI v6. MIUI sendiri sebenarnya adalah Android Kitkat yang dimodifikasi. Secara tampilan, Anda tidak akan menemukan logo menuju menuju menu utama. Layar utama (homescreen) dari MIUI v6 sendiri adalah menu utama. Nah lho, bingung kan? Awalnya memang begitu tapi jika lama-lama akan terbiasa. Kurang lebih, kayak aku sama kamu, awalnya canggung tapi lama-lama gengges juga. #eaaa. Akan tetapi, semua rasa kagok tadi akan lunas dengan performa layar jenis IPS 4.7″ 1280×720 312 ppi yang tergolong jernih dan tertinggi di kelasnya (CMIIW).

Oh ya, yang serunya, user Redmi 2 bisa terus memantau update versi MIUI melalui menu update ataupun dengan mengunjungi http://en.miui.com dengan ragam pilihan OS MIUI mulai dari versi lokal (versi negara tertentu) hingga global. Bahkan bisa juga memilih versi developer jika hobi otak-atik. FYI, saat ini, saya menggunakan MIUI v6.5.3 versi Global.

image

image

Redmi 2 Menu Icon

Kapasitas “Mesin” Redmi 2
Perangkat keras yang ditanam cukup mumpuni, yakni:
– Qualcomm MSM 8916 64-bit
– ROM 8 GB / RAM 1 GB
– Dual Micro SIM standby
Support LTE/4G
– Baterai Lithium Polymer 2200 mAh
– Kamera belakang 8 MP f2.2
– dll
Selengkapnya, buka saja http://miui.com

Kesimpulan (Sementara)
Karena saya belum lama menggunakan Redmi 2, kesimpulan yang saya ambil antara lain:
Price for value; harganya cukup OK dengan kualitas hardware.
– Kamera OK; yang saya maksud adalah kamera belakang. Walaupun jika pakai flash gambar akan yellowish alias kekuningan.
– Bijaklah dengan penggunaan baterai atau Anda harus bolak-balik colok charger atau powerbank.
– Tidak ada bonus headset 😦 (modal deui, euy)

Demikian ulasan (sementara) tentang Xiaomi Redmi 2. Ada yang mau beri komentar atau mungkin beri THR buat saya? *lari-lari ketjil* :mrgreen:

Iklan

27 pemikiran pada “Kesan Pertama: Xiaomi Redmi 2

    • takut dapet sabun #eh πŸ˜€ udah tau berita itu tapi gak ngeh kapan mulainya programnya

      Batere? Kesannya (ini kesan lho, ya), agak boros. Mungkin perlu dioptimalken lagi pengaturannya

  1. Gawai masa kini makin inovatif ya, Om, terus secara relatif malah lebih murah :hehe. Dengan harga yang sama, pada tahun yang lebih terkini seseorang bisa mengakuisisi gadget yang lebih mutakhir. Kayaknya ada prinsip deflasi nih di sini *sok jadi profesor :haha*.

    Keren euy, tampilannya kinclong dan bagi saya beda saja gitu, meski arwah Android-nya tetap ada. Dan kameranya keren, share gambar-gambar yang diambil dengan kamera itu dong Mas, bolehkah? :)). Cuma memang sih, ketiadaan headset itu jadi ganjalan banget soalnya kan gawai zaman sekarang kudu bisa sekalian MP3 dan MP4 Player yak… :hehe. Tapi selamatlah Om buat hape barunya! Semoga berkah :)).

    • Iya, ya, dulu hp polyphonic 4096 warna aja harganya bisa satu koma sekian, kebalik sama barang lain yang kena inflasi πŸ˜€ mungkin bisa dielaborasi lebih lanjut dengan pendekatan ekonomi makro πŸ˜€

      Hasil kamera menyusul, ya, hehe.. Belum nemu momen buat motret.. Saya gak biasa asal jeprat-jepret sih karena paling ujung-ujungnya dihapus lagi πŸ˜€

      gak dapet headset mungkin konspirasi dari Xiaomi biar beli terpisah Mi Earphone (muahaaal)

      Sip, bang Gara, semoga makin produktif sama benda yang satu ini πŸ™‚

    • Baiklah, saya tunggu perkembangan selanjutnya dengan gawai ini :haha. Sudah lama tidak mendengar istilah poliponik! :hoho.

  2. pernah nyobain xiaomi redmi2 punya teman (iya,punya teman :D). kameranya bagus, puas banget dah klo dipakai ngegame (no nyangkut nyangkut), kira-kira harganya sudah berapa ya? dulu ini teman belinya pas ada promo besar2an di L*zada.

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s