Main Air di Curug Leuwi Hejo

Halo, vroh, kemana saja liburan kamu dihabiskan pasca-Idulfitri ini? Atau mungkin masih dalam perjalanan kembali ke ibukota setelah mudik? :mrgreen:

Pada kesempatan liburan Idulfitri ini karena tidak mudik maka saya punya waktu kosong yang cukup untuk jalan-jalan. Lagipula, saya tidak mudik karena bukan pendatang alias wakamsi (warga kampung sini). :mrgreen:

Leuwi Hejo, itulah salah satu destinasi yang sempat saya kunjungi. Lokasi wisata yang cukup hits belakangan ini. Alhasil pada liburan ini, saya pun coba menelusuri seberapa hits lokasi ini.

image

sumber: cekiwir.com

Rute
Letaknya ada di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Rutenya tidak begitu sulit dilintasi. Patokan mudahnya adalah:
Roda Empat (atau lebih πŸ˜€ )
Gunakan tol Jagorawi arah Bogor lalu keluar di pintu tol Sentul City/Sentul Selatan lalu arahkan kendaraan menuju kawasan Jungleland Sentul. Selanjutnya, ketika sudah sampai di pintu masuk Jungleland, belok kanan menuju jalan perkampungan sekitar Β±10km hingga menemukan penunjuk masuk Leuwi Hejo.
Roda Dua
Dari arah Jakarta, lewati Jalan Raya Bogor lalu belok kiri di pertigaan lampu merah kawasan industri Sentul. Pertigaan ini terletak setelah pertigaan Pemda Kabupaten Bogor.
Selanjutnya, menuju ke arah sirkuit Sentul lalu belok kanan ke arah Babakan Madang atau Sentul City. Agar menghemat jarak, dari Jalan Babakan Madang, susuri jalan setapak di sebelah SICC (Sentul International Convention Center) saja. Lalu arahkan menuju Jungleland. Selebihnya sama seperti rute mobil di atas.

Untuk keadaan jalan sendiri, ketika memasuki jalan menuju Leuwi Hejo, penuh dengan jalan aspal yang rusak. Semakin menyebalkan lagi ketika jalan menurun atau menanjak, jalan semakin rusak. Saya sarankan gunakan roda empat dengan kaki-kaki yang mumpuni (berjenis SUV atau mungkin 4×4 Adventure) karena jalannya sangat menyiksa. Mobil MPV biasa pun bisa saja namun saya sarankan langsung spooring setelah pulang dari Leuwi Hejo. :mrgreen:

Tiket

image

Tiket masuk Leuwi Hejo

Untuk tiket motor sebesar Rp5000 (tanpa karcis)

Kondisi Alam
Curug Leuwi Hejo berada di sela-sela kawasan perbukitan daerah Sentul. Air yang mengalir masih jernih dan bersuhu relatif dingin. Curugnya sendiri memiliki air terjun yang tidak begitu tinggi, hanya sekitar 5 meter. Namun curug ini memiliki kolam yang cukup luas untuk berendam. Jika cukup berani, bisa naik menggunakan tali yang disediakan ke arah atas curug dan melompat. Pastikan anda bisa berenang karena air cukup dalam. Saya pastikan kedalaman lebih dari 2m karena kaki saya tidak bisa menapak setelah lompat dan mendarat di air. Sensasinya jangan ditanya. Silakan coba sendiri.
:mrgreen:

image

Byuur

Dibuang Sayang
Di balik keindahannya, masih ada beberapa kelakuan minus dari pengelola setempat. Ceritanya, setelah saya dan rombongan masuk dan membayar tiket, kami pun melanjutkan perjalanan ke arah curug dengan berjalan kaki.

image

Jembatan bambu sebelum titik curug leuwi hejo

Kami melewati jembatan bambu dan kemudian kami dicegat untuk membayar tiket lagi sebesar Rp5000/orang. Sontak kami kaget sekaligus jengkel. Beruntung salah satu rombongan saya berdebat dengan penjaga “loket siluman”. Alhasil kamipun lolos masuk tanpa membayar lagi. Saran saya jika Anda kesini, silakan protes dan pertanyakan aturan tertulis mana yang menyatakan bahwa sebelum mengakses curug harus bayar lagi. :/

Secara keseluruhan, curug Leuwi Hejo cocok bagi Anda penikmat wisata alam yang suka basah-basahan dan juga pemacu adrenalin. Aksesnya yang relatif dekat dari arah ibukota bisa jadi pertimbangan yang baik. Untuk infrastruktur di lokasi boleh dibilang baik karena ada toilet umum, mushola, dan warung-warung makan untuk mengganjal perut. Namun saya sarankan, gunakan kendaraan roda dua kecuali mobil Anda cukup sakti melibas jalan yang rusak.

Selamat berlibur. Jangan lupa bahagia.

image

image

Bebatuan sungai di bawah curug. Saat ini sedang surut karena kemarau

Powered by WordPress for Android

Iklan

10 pemikiran pada “Main Air di Curug Leuwi Hejo

  1. Wow, itu curugnya lumayan ramai ya Mas. Pengaruh libur Lebaran nih kayaknya :hehe. Baiklah, nanti kalau saya balik ke Jakarta, tempat ini jadi satu destinasi yang wajib dikunjungi. Thanks buat rekomendasinya.

    Dan selamat hari raya Idul Fitri ya Mas, minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir batin, mohon maaf kalau selama ini ada kata-kata dan tingkah laku saya yang menyinggung hati :)).

    • yup, betul faktor libur lebaran, jadi rame banget…silakan mampir kesini biar kekinian πŸ˜€

      ya, mohon maaf lahir batin juga bang gara

  2. Ping balik: Main Air di Pantai Ujung Genteng Sukabumi | ardiologi

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s