Ada Cinta di Galangan Kapal?

Pantai Ujung Genteng

[Ilustrasi] Pantai Ujung Genteng

Bukan. Ini bukanlah judul dari FTV SC*TV yang pemeran dan lokasi shootingnya itu-itu aja. Ini adalah memoar kecil tentang bagaimana sebuah lokasi dimana yang terdapat kapal (bohongan) menjadi saksi sejarah yang bisu.

Memoar seperti apa yang dimaksud? Yang jelas ini adalah tentang bagaimana seseorang, sebut saja kelasi X (FYI, kelasi adalah sebutan untuk kru kapal). Lho, kok kelasi? Ya, kan judul memoar ini saja “Ada Cinta di Galangan Kapal?”. Kalau disebutkan sebagai mahasiswi tingkat akhir tentu akan tidak nyambung dan terlalu frontal. Mungkin kalau demikian, judulnya akan jadi “Ada Cinta di Parkir Kampus?”. Percayalah, bukan judul yang menjual untuk FTV sekalipun karena lebih mirip liputan kriminal di harian Poskota.

Kelasi X ini punya cita-cita seperti halnya Captain Tsubasa yang ingin membawa timnas Jepang juara piala dunia. Kelasi X malah punya cita-cita ingin berkunjung ke tempat dimana anime Captain Tsubasa itu dibuat. Entah berkunjung sebagai awak kapal atau memang punya tujuan sendiri. Entahlah hanya Kelasi X yang tahu padahal paspor saja belum buat.

Namun belakangan, Kelasi X punya rencana serep. Iya, mirip ban ada serepnya alias cadangannya. Jika mimpinya melakukan meet and greet dengan Captain Tsubasa tidak terlaksana, ia malah mengikrarkan diri menuntut ilmu di antara kaki Gunung Merapi dan Pantai Parangtritis. Entahlah ilmu apa. Mungkin ilmu kanuragan alias kebal. Kebal dari modus sepik-sepik pria tak bertanggung jawab. Tapi belakangan ia malah bilang, salah satu tujuannya bermigrasi ke kaki Merapi itu supaya bayar Pajak Bumi dan Bangunan bisa murah, tidak seperti di Jakarta. Huh, bukan warga negara ideal memang.

Oh iya, Kelasi X ini wanita tulen lho yang mana pita suaranya bisa menghasilkan suara keras dan merepet layaknya senapan mesin. Iya, dia bawel. Bawel sekali akan tetapi sekalinya ia diam dan merajuk, tukang parkir Alfamart  yang kadang songong pun kadang langsung minta maaf dan berpikir untuk jadi driver Go*jek saja.

Tied #komposisi #persepsi #indonesia #redmi2

A post shared by Ardi (@ardiologicom) on

Kembali ke galangan kapal. Pada suatu hari, di hari keduapuluhenam di bulan ke tujuh tahun dua ribu lima belas, ia mengadakan perjalanan dengan mengajak rekan-rekan yang lain. Ia mengajak ke galangan kapal.  Sebelum ke galangan kapal, beberapa rekannya itu berbaik hati mensimbolisasikan lilin bernomor. Payahnya lilinnya tidak bisa dinyalakan dengan sendirinya alias harus merepotkan orang lain. Tak apalah. Merepotkan jauh lebih baik ketimbang menyakiti perasaan. Begitu alibinya.

Kemudian di tengah proses simbolisasi lilin bernomor itu, datanglah bajak laut. Tapi anehnya bajak laut ini malah disambut. Entahlah ini bajak laut atau bajak hati. Mungkin hati Kelasi X telah dirompak dan dibajak. Entahlah.

Tanda-tanda hati yang telah dirompak itu semakin menjadi-jadi. Sang bajak laut semakin menguasai jalannya pertandingan.

Tiba di galangan kapal tempat dimana-mana Kelasi X berhaha-hihi, semua biasa saja. Cuaca panas tapi hati Kelasi X sepertinya malah berbalik 180 derajat. Hatinya malah sejuk. Sejuk sejak bajak laut datang. Entahlah (ngomong-ngomong berapa kali saya ngomong ‘entahlah’?), itu sebenarnya bajak laut atau nelayan yang menyediakan es balok untuk “menyejukkan” tangkapannya?. Entahlah.

Hati kelasi X mengharu biru dan berapi-api. Ya, kalimat “berbunga-bunga” tidak tepat untuknya. Maklum, kehidupan di laut sangatlah keras. Mungkin karena ia tidak bisa lihat bunga itulah , ia memutuskan untuk bisa ke negeri Sakura suatu saat nanti.

Kelasi X semakin berapi-api.

Yang lain bingung.

Tapi di tengah perjalanan berlayar itu, Kelasi X malah ragu, apakah Si Bajak Laut hanya sandar sesaat ataupun hanya transit untuk mampir ke laut yang lebih jauh dan dalam.

Entahlah.

Semoga saja hati Kelasi X tidak terombang-ambing di samudera seperti buah kelapa tua ataupun tidak karam seperti bangkai kapal.

(Diilhami oleh sebuah reality show di komplek Museum Keprajuritan TMII, 260715)

Iklan

2 pemikiran pada “Ada Cinta di Galangan Kapal?

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s