Jangan Kebanyakan Minum Kopi

image

Setjangkir kopi

Pernah suatu ketika, di hari-hari lampau, seseorang mengetahui bahwa saya suka sekali minum kopi, meski kopi yang diminum bukan kopi kelas premium.

Seseorang ini menasehati: kurangi kopimu! Ganti dengan teh, paling tidak.

Entah kenapa, saya “tergerak” saat itu itu berhenti minum kopi karena nasehatnya itu. Nasehatnya pun seingat saya hanya berkaitan tentang biologi tubuh apalah apalah

Namun karena dasarnya sudah suka kopi, beberapa hari setelahnya minum lagi dan berlanjut. Ia tidak menasehati lagi. Ia seperti hilang dari peredaran. Saya pun juga, tidak laku lagi jika beredar. #eh

Hari ini, entah di gelas kopi keberapa sejak nasehat itu, saya teringat lagi. Nasehatnya lembut tapi lebih keras dari kafein. Sepintas terbersit tanya dalam hati, apa ia mau jadi pengawas saya agar tidak minum kopi lagi? Selama seumur hidup?

Saya pun mencoba menunggu pertanyaan di atas terjawab, sambil minum kopi
***

Powered by WordPress for Android

Iklan

10 pemikiran pada “Jangan Kebanyakan Minum Kopi

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s