Membuat EFIN untuk e-Filing Pajak

djp ol.jpg

Akun Pajak Online (e-filing)

Bulan Maret sebentar lagi habis dan rakyat Indonesia mulai berbondong-bondong mengurus segala hal berbau pajak penghasilan. Ya, tiap 31 Maret setiap tahunnya adalah batas akhir pelaporan SPT (Surat Pemberitahuan) Tahunan untuk wajib pajak pribadi. Ada berbagai cara untuk melaporkan SPT, antara lain kolektif dari kantor, mengisi sendiri lalu memasukannya di drop box yang tersebar di tempat tertentu, dan terakhir via online (djponline.pajak.go.id).

Tahun ini adalah tahun pertama saya melaporkan SPT. Berawal dari iseng-iseng membuat NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) untuk keperluan beasiswa di tahun 2014 akhir. Tapi nasib kurang berpihak, beasiswa gagal didapat dan NPWP mau tidak mau harus dilaporkan setiap tahunnya.

Kesan pertama saya ketika menghitung Pajak Penghasilan (PPh) Pribadi sangatlah rumit. Saya sebenarnya pernah mendapat mata kuliah pajak ketika semester awal dulu bahkan langsung simulasi dengan mengisi lembar SPT. Meskipun nilai akhir saya A (bukan sombong), tapi karena saat itu ilmunya tidak langsung diamalkan maka saya sedikit gagap ketika harus menghitung manual.

Saat ini, Direktorat Jenderal Pajak sudah menerapkan sistem pelaporan pajak secara online (e-filing). Tapi cara ini tidak 100% online karena ada tahapan dimana kita harus tetap datang langsung ke KPP (Kantor Pelayanan Pajak) tempat kita mendaftar.

Alur agar kita bisa memanfaatkan e-filing adalah sbb:

efilling

Alur menggunakan fasilitas e-filing

Saya anggap teman-teman sudah memiliki NPWP. Singkatnya, untuk memiliki NPWP,bisa mendaftar langsung di KPP sesuai alamat KTP. Atau bisa juga via online dan kartu fisik NPWP akan dikirim via pos.

Langkah berikut memiliki akun e-filing adalah mengurus EFIN (Electronic Filling Identification Number). EFIN adalah nomor unik yang digunakan ketika hendak registrasi akun di djponline.pajak.go.id. Untuk mendapatkan nomor EFIN, kita harus mendatangi KPP setempat dan melakukan pembuatan EFIN. Ketika saya membuat EFIN di KPP Pratama Cibinong, Kabupaten Bogor, syarat yang harus disiapkan adalah photocopy KTP, photocopy NPWP, dan mengisi formulir ajuan aktivasi EFIN. Poin utama dari formulir tersebut adalah nomor telepon dan email yang digunakan untuk aktivasi EFIN.

wp-1459157143858.jpeg

Antrian EFIN di KPP Cibinong di pukul 07.30 WIB :v

Saya datang ke KPP Cibinong dan antrian sudah mengular. Bahkan di halaman KPP dipasang tenda untuk menampung membludaknya orang yang ingin mengurus NPWP, EFIN, hingga laporan SPT manual.

Saya mengambil nomor antrian untuk pembuatan EFIN dan ternyata nomor antrian sudah mencapai 130 padahal baru pukul 07.30 WIB. Alhasil harus antri menunggu. Untungnya di tenda hajatan KPP tidak terlalu pengap dan tersedia kipas angin besar yang melancarkan sirkulasi udara.

Loket dadakan yang terdiri dari beberapa meja yang melayani pembuatan EFIN ada sekitar 4 buah sehingga antrian tidak begitu terasa. Kurang lebih 90 menit. Selama waktu menanti menunggu itu, saya lebih senang mengobservasi sekitar. Ada yang kebingungan, ada yang dapat nomor antrian di atas 200, ada pula yang coba menyerobot antrian. Tapi sayangnya saya tidak menemukan tambatan hati. #eaaa #abaikan

wp-1459157224090.jpeg

Tenda hajatan di halaman KPP Cibinong

Nomor antrian saya dipanggil dan saya serahkan jiwa dan raga formulir dan persyaratan yang ada. OK lancar dan tak lama kemudian, secarik kertas berisi nomor EFIN sudah di tangan. Setelahnya saya di arahkan menuju lantai 2 KPP. Lah, ngapain lagi? Setelah saya naik ke lantai 2, ternyata disana hanya pengarahan untuk pendaftaran akun e-filing. Untuk ke lantai 2 rupanya bersifat sunnah saja. Untuk pendaftaran akun e-filing bisa dilakukan dimana saja.

Setelah EFIN saya dapat, saya coba daftarkan diri di djponline.pajak.go.id, disana cukup pilih opsi registrasi – masukkan NPWP, EFIN, dan alamat email. Setelahnya aktivasi link di inbox email. Selesai. E-filing siap digunakan.

Setelah akun sudah jadi, bisa langsung login dengan mengetikkan NPWP dan password yang kita buat saat registrasi sebelumnya. Ketika berhasil login, pilih e-filing dan akan ada menu interaktif dan intuitif. Kita hanya perlu menginput nilai pendapatan dan pengurang pajak saja. Sederhana sekali tanpa hitung-hitungan manual karena semua sudah dihitung otomatis oleh sistem.

Jadi, siapa saja yang sudah punya lapor SPT via e-filing?

Iklan

6 pemikiran pada “Membuat EFIN untuk e-Filing Pajak

  1. Saya sudah lapor sejak Februari lalu :hehe.
    Beruntungnya bagi yang PNS, EFIN dikirimkan langsung ke e-mail masing-masing. Mudah-mudahan besok-besok bisa daftar EFIN juga via sistem ya, tinggal masukkan alamat e-mail dan NPWP maka EFIN bisa langsung dikirimkan tanpa harus datang dan mengantri di kantor pelayanan pajak. Berasa banget sih mudahnya melapor SPT kalau semua sudah paperless :hihi. Kita baru melapor ke kantor kalau ada masalah saja, misal NPWP tidak dikenal atau ada error aplikasi.
    Top deh pokoknya.

  2. akhir taun lalu ngurus E-FIN rame banget, sampe antrean ke 200an kalo nggak salah, eh pas dapet giliran cuma nyerahin fotokopi KTP dan NPWP kemudian di print kan nomer E-FIN. kelar. untungnya sih karena udah ngurus pas ngisi SPT tinggal login. 😀

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s