Main Air di Curug Kembar Bogor

img_20151215133304_566fb42049bb1

Curug Kembar Sukamakmur Bogor – sumber: detik travel

Berbahagialah kamu dengan Kabupaten Bogor karena banyak sekali tempat yang eksotis, salah satunya adalah air terjun atau curug. Salah satu lokasi yang baru saja saya kunjungi adalah Curug Kembar yang terletak di Kampung Cibeureum, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Agenda main air di curug kembar pada awalnya tidak direncanakan karena saya datang ke tempat itu hanya memenuhi undangan dari sebuah acara adik kelas di almamater sekolah. Lokasi undangan berada dekat lokasi curug. Berhubung dalam susunan acara ada agenda mampir ke curug, alhasil saya penasaran seperti apa Curug Kembar tersebut.

Rute
Rute menuju Curug Kembar bisa ditempuh melalui jalur gerbang tol Citeureup lalu arahkan kendaraan menuju pasar Citeureup. Selanjutnya cari jalan menuju Desa Tajur. Selebihnya jalan akan terus mengarah ke arah Kecamatan Sukamakmur.

Setelah masuk di kawasan Sukamakmur, arahkan kendaraan menuju Kampung Cibeureum Desa Cibadak. Dari sini kamu bisa tanyakan ke warga sekitar jalan menuju lokasi Curug Kembar.

Adapun untuk kualitas akses jalan, dari Citeureup menjelang Sukamakmur relatif mulus. Hanya ada beberapa titik yang rusak. Tapi ketika sudah memasuki daerah Desa Cibadak, akses jalan sangat rusak, sempit, dan banyak tanjakan yang licin dan curam. Saran terbaik saya menuju lokasi adalah menggunakan kendaraan roda dua dengan catatan mesin dalam keadaan prima agar kuat menanjak.

Jika ingin menggunakan mobil, pastikan pengemudinya mahir bermanuver di jalur sempit dan mobil yang dipakai memang bisa diajak “bertarung” dengan tanjakan-tanjakan yang ngajak ribut kampas kopling.

Tiket

Tiket masuk ke kawasan Curug Kembar adalah Rp15.000/orang dan parkir motor Rp5000/unit. Sebenarnya ketika masuk, kita bisa menyambangi curug lain yang berdekatan dengan Curug Kembar, antara lain Curug Hordeng dan Curug Cileungsi.

Lanskap trek menuju Curug Kembar Sukamakmur Bogor

Lanskap trek menuju Curug Kembar Sukamakmur Bogor

Dari loket pembayaran menuju lokasi air terjun, trek akan menanjak dan menempuh waktu sekitar 30-45 menit tergantung kekuatan kampas dengkul yang kamu miliki. Untuk motor sebenarnya bisa dibawa hingga nyaris setengah trek sebelum benar-benar diparkir dan lanjut dengan jalan kaki.

Lanskap trek menuju Curug Kembar Sukamakmur Bogor

Lanskap trek menuju Curug Kembar Sukamakmur Bogor

Penampakan Curug

Awalnya saya dan tim menuju Curug Hordeng terlebih dahulu tapi kami kurang beruntung karena Curug Hordeng sedang ramai. Bahkan hingga ada yang pasang ayunan hammock melintang di aliran curug. Hordeng sendiri berarti gorden atau curtain atau tirai. Memang Curug Hordeng memiliki jeram air terjun yang lebar mirip gorden.

Curug Hordeng Sukamakmur Bogor

Curug Hordeng Sukamakmur Bogor

Alhasil kami berpindah ke lokasi berikutnya, yang menjadi judul utama di tulisan ini, yakni Curug Kembar. Sayangnya karena saya terlalu asyik main air, saya lupa mengambil gambar yang representatif. Bisa saya deskripsikan, Curug Kembar memiliki aliran air terjun sebanyak dua buah. Arusnya deras tapi tidak terlalu dalam, hanya sekitar 1-1,5 m. Airnya jernih dan cukup dingin. Jam tangan SKMEI yang saya ajak main air mencatat suhu hingga 24 derajat celcius itupun dengan jam yang masih menempel di pergelangan tangan sehingga suhu yang terbaca terpengaruh dengan suhu tangan.

Curug Kembar Sukamakmur Bogor (tampak jauh)

Curug Kembar Sukamakmur Bogor (tampak jauh)

Tepat di bawah aliran Curug Kembar, ada curug lain yang menantang bagi kamu yang suka terjun atau mungkin salto backflip dari atas batu. Disini kedalaman curug sekitar 2-3 m dan tinggi batu ke muka air sekitar 3 m. Cocok untuk mengaduk-aduk adrenalin.

Lagi-lagi karena saya sibuk main air, saya tidak sempat mengambil gambar. Maafken, ki sanak.

Setelah puas bermain air hingga telapak tangan mengkerut, saya dan tim mengakhiri petualangan dan bergegas pulang. Dengan pakaian yang masih basah, kami menyusuri trek pulang.

Epilog

Secara kepengelolaan, Curug Kembar tergolong bagus. Tiket tercetak rapi di kertas art paper. Trek menuju curug pun bersih dan banyak tempat sampah. Sepanjang trek juga banyak warung yang menyediakan ganjalan perut.

Tempat Sampah di Curug Kembar Sukamakmur Bogor

Tempat Sampah di Curug Kembar Sukamakmur Bogor

Di salah satu titik tertinggi trek, tercatat ketinggian lokasi di GPS mencapai 824 mdpl. Pantas saja trek terus menanjak. Trek tidak terlalu curam. Trek ini mengingatkan saya pada trek Gunung Munara di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Curug Kembar Sukamakmur Bogor.png

Ketinggian Curug Kembar Sukamakmur Bogor

Jika kamu berniat kesini, pastikan sejak pagi agar tidak kemalaman ketika pulang karena trek pulang lumayan gelap sehingga rawan terperosok ke jurang. Selain itu tingkat keamanan di malam hari di trek Sukamakmur – Citeureup pun rasanya rawan, tapi ini hanya subjektif saya semata hingga bisa jadi salah.

Terakhir, jika hendak mampir kesini, jangan buang sampah sembarangan dan jangan lupa bahagia. #eh

**

Iklan

14 pemikiran pada “Main Air di Curug Kembar Bogor

  1. kayaknya akhir-akhir ini sering lihat orang foto di curug, kemarin juga saya kemakan omongan, akhirnya pergi juga ke grojogan sewu di karanganyar πŸ™‚

  2. Aaaah, bogor :’ tadi blogwalking ke blognya bersepedaan, eh dia ngebahas bogor. Disin, kamu ngebahas curug di Bogor πŸ˜€ gilaaak ya eksotis banget bogor itu πŸ˜€ culiiik akuuu kesanaaa πŸ˜€ wkwk aku belum pernah kesampaian ke Bogor ._.

  3. Wah itu kamung ane tuh gan.
    Terima kasih gan sudah berkunjung ke wisata crug kembar kami. Dan telah meramaykan wisata alam kami yang sederhana tapi menghasilkan sejuta keindahan..
    Haturnhun.. Di antos kasumpingan na dei.. πŸ˜€

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s