Ada Cinta di Ketinggian: Edisi Merbabu

merbabu_0114

Pos 1 Dok Malang Merbabu

Pos 1 Dok Malang – Pos Kota Simpang Macan

15.20 WIB kami sampai di Pos 1 Dok Malang. Tidak ada yang spesial, hanya ada papan penunjuk lokasi pos serta jarak yang mesti ditempuh menuju hatimu pos berikutnya.

Dari Pos 1 ke Pos Kota Simpang Macan, trek secara perlahan mulai  bertambah kemiringannya. Suhu dingin terus menggelitik ditambah kabut sudah mulai memayungi sekeliling dengan sesekali meneteskan gerimis.

Yang paling “berkesan” di trek ini adalah treknya yang banyak akar sehingga harus berhati-hati agar tidak terjatuh dan tak bisa bangkit lagi. Selain itu ada juga tanjakan cukup curam yang seolah menyambut bahwa setelahnya akan ada tanjakan lain yang jauh lebih aduhai.

Dari Pos 1 Dok Malang hingga Pos Kota Simpang Macan butuh waktu tempuh sekitar 40 menit.

Pos Kota Simpang Macan – Pos 2

Dari Pos Kota Simpang Macan, kami lanjutkan perjalanan. Kabut semakin tebal dan suhu makin dingin. Singkat kata, kami singgah di Pos 2 untuk makan berat ditemani suhu yang semakin dingin. Termometer di jam tangan saya menunjuk angka 12°C. Brrr

Langit semakin gelap, waktu menunjukkan pukul 17.30 WIB dan langit semakin gelap. Kami mulai menyiapkan headlamp masing-masing untuk bisa melanjutkan perjalanan.

Total waktu tempuh Pos Kota Simpang Macan – Pos 2 sekitar 1 jam.

Pos 2 – Pos 3

Pos 2 menuju Pos 3 sudah berupa area terbuka. Hari semakin gelap. Kabut terus menebal. Setelah selesai makan di Pos 2, kami bergegas cepat menuju Pos 3 yang semakin menanjak. Headlamp di masing-masing kepala kami bersusah payah menembus kabut yang pekat. Tidak terasa sudah masuk maghrib.

Di trek tersebut, doa, tekad, dan headlamp lah yang menjadi harapan kami. Semakin gelap dan semakin dingin. Kami sedikit terhibur dengan pemandangan langit malam di atas kami di celah-celah kabut. Penuh bintang dan yang tidak bisa diabaikan:

Pemandangan gunung merapi!

Merapi merupakan gunung “tetangga” dari Merbabu. Pemandangan yang sangat menjanjikan sebelum kabut merusak segalanya.

Kami sampai di Pos 3.

Dingin. Kami tidak berlama-lama. Pos 2 hingga Pos 3 hanya sekitar 30 menit.

Bersambung ke halaman 3

31 pemikiran pada “Ada Cinta di Ketinggian: Edisi Merbabu

  1. Jadi pengin ikut naik gunung, euy. Ayo dilanjutkeun Mas, badainya kan belum kelihatan di sini, hehe. Kapan-kapan mau dong ikut Mas kalau naik gunung, cuma gunungnya jangan yang tinggi-tinggi, yah. Masih nubie nih, jadi pengennya yang ada eskalatornya (itu naik gunung apa mau ke emol yah, haha).

  2. Aaakk kece bgt view-nya. Smg jadi gue ke Merbabu brg temen akhir thn nanti. Btw parahan mana sm Ciremai treknya? Tapi enak ya ada Sabana-nya gak kayak Ciremai yg hutan2 acan.

    Tfs. Infonya oke bgt (y)

  3. Ping balik: Ada Cinta di Ketinggian: Edisi Lawu | ardiologi

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s