Duduk Menghadap Pintu

british soldier on standby as the chinook brings supples. Image shot 2009. Exact date unknown.

sumber: thetruthaboutguns.com

Saya selalu penasaran mengenai penjelasan posisi duduk menghadap pintu. Beberapa perspektif turut memberi jawaban. Ada perspektif bela diri, perspektif psikologi, dan perspektif-perspektif lainnya. Dari berbagai sumber yang saya temukan, ada penjelasan lebih lanjut dari posisi duduk seperti ini. Ada penjelasan “cukup serius”. Ada juga penjelasan yang cukup ringan.

Di satu situs, saya mendapatkan penjelasan bahwa duduk menghadap pintu dikarenakan alasan psikologis yakni PTSD (Post-Traumatic Stress Disorders). Alasan trauma menjadi kunci. Bisa jadi disebabkan posisi duduk yang tidak menghadap pintu pernah menyebabkan kondisi berbahaya dan traumatik. Ini biasanya terjadi di kalangan militer.

Selain itu, duduk menghadap pintu juga mengarahkan saya sebuah penjelasan lain yakni agar selalu awas dan mengamati apa yang akan datang. Sesuatu (atau seseorang) yang akan datang ini bisa jadi sebuah potensi bahasa atau bisa juga sesuatu lain yang tidak berbahaya tapi tetap harus diantisipasi.

Seperti mengantisipasi apa yang datang dari pintu dan mempersiapkan diri untuk kemungkinan selanjutnya.

Dan pintu-pintu yang kita duduk menghadapnya tidak melulu pintu fisik, seperti pintu restoran atau pintu ruang rapat.

Pintu itu bisa saja pintu dalam pengertian lain, misal pintu hati. Oleh karena itu, duduk lah menghadap pintu itu alias jangan pernah membelakanginya.

**

Iklan

7 pemikiran pada “Duduk Menghadap Pintu

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s