Yakin ke Jakarta(?)

Musim liburan idulfitri nyaris berakhir. Pemudik sudah balik ke habitat utamanya. Di arus balik, kadang kita mendapati fenomena pendatang baru yang mendatangi kota besar, sebut saja Jakarta.

Fenomena tersebut mengingatkan saya ketika mengikuti sebuah lokakarya pembuatan dokumenter untuk NGO (Non-Governmental Organization). Singkat kata, setelah pembekalan materi dan pembuatan tim, video inilah yang kami buat.

Selamat menyaksikan.

Premis

Di lokakarya tersebut kami mengangkat premis bahwa setiap tahunnya akan ada pendatang baru di Jakarta. Akan tetapi, apakah semua punya keberuntungan yang sama?

Dan kami memilih judul “Yakin ke Jakarta(?)”

Teknis

Hal teknis adalah perkara menarik di pembuatan video ini. Tim yang baru kenal selama 2 hari dan peralatan produksi video yang serba terbatas membuat kami memutar otak untuk memproduksi video secara efisien tapi maksimal. Prinsip kami adalah “memberitahu yang belum tahu, mendeskripsikan yang belum jelas”. Layaknya mata pelajaran mengarang, unsur intrinsik seperti waktu, tokoh, dan alur cerita tidak boleh absen.

Prinsip berikutnya adalah “perhatikan kualitas audio” karena orang masih bisa memaafkan video jelek dengan audio bagus ketimbang hal sebaliknya.

Setelah menentukan premis dan hal praproduksi di atas, kami berkeliling sekitar Menteng, Jakarta Pusat untuk menemukan narasumber. Beruntung kami mendapati narasumber yang sangat kooperatif.

Membuat video dengan melibatkan narasumber yang baru dikenal memang gampang-gampang susah. Perlu pedekate dan basa-basi yang tidak sedikit. Berhubung narasumber di video ini adalah pedagang, kami pun sempatkan untuk membeli dagangannya untuk bisa memulai “aksi”.

Singkat cerita, footage sudah berhasil kami dapatkan. Setelah berterima kasih, kami masuk ke kegiatan berikutnya yakni editing.

Faktor editing pun cukup “menyiksa”, saat itu hanya tersedia laptop dengan spek kentang dan aplikasi editing yang masih sangat baru bagi kami. Tapi dengan sedikit otak-atik dan deadline yang sangat mepet, editing selesai dan video kami diapresiasi cukup baik (ya walaupun masih ada cacatnya, dari segi premis maupun teknis).

Ah, memproduksi karya audio visual, baik fotografi, videografi, atau desain grafis memang menantang sekaligus menyenangkan.

Dan kamu gak mau bikin proyek masa depan bareng saya, gitu? #eh

***

NB: Terima kasih Filantrofi Indonesia atas lokakaryanya.

Iklan

2 pemikiran pada “Yakin ke Jakarta(?)

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s