Salah

mohamed-salah-06052019

Salah – sumber: foxsportsasia.com

Ini adalah cerita beberapa hari di saat libur Lebaran. Ceritanya, saya tengah mengunjungi sebuah minimarket. Siang hari itu tidak banyak yang berkunjung, setidaknya terlihat dari motor yang parkir. Hanya ada 2 motor: satu motor yang terparkir duluan dan motor saya yang baru datang.

Tidak ada yang spesial di dalam minimarket. Hanya saya yang mondar-mandir mencari rak mie instan dan beberapa kebutuhan lainnya. Sepinya minimarket membuat mondar-mandir saya bisa leluasa. Lalu lintas dan suasana luar juga sepi sebagaimana terlihat dari dinding kaca transparan.

Pandangan sejurus kemudian tertuju pada motor yang saya bawa. Di motor merah tersebut ada orang yang menaiki. Pikir saya mungkin tukang parkir yang numpang duduk. Tidak masalah, saya lanjut mondar-mandir.

Mata saya kemudian kembali mengamati orang tersebut, kali ini seperti melakukan sesuatu. Tangannya berada di area rumah kunci dengan pandangan mencoba membuka sesuatu.

Wah, gawat kalau maling.

Saya bergegas ke luar dengan meninggalkan keranjang belanjaan begitu saja. Lalu merangsek membuka pintu minimarket kemudian menegur orang yang mencoba melakukan sesuatu di motor saya itu.

“Ngapain, Bang?!!!”

Sambil bilang begitu, saya menganalisis cepat apa yang orang itu pegang dan kemungkinan “barang bawaan lain” yang orang itu bawa. Sepengalaman saya membuat skripsi dengan tema kejahatan curanmor, ada ciri tertentu untuk orang dengan niat jahat. Syukurlah di tangannya bukan kunci letter T dan tangannya yang lain tidak menunjukkan gelagat memegang “barang bawaan lain yang bisa meletus”.

“Maaf, bang, saya salah motor.”

Saya masih pelototinย dengan sinis,ย orang tersebut berpindah ke motor satu lagi yang persis terparkir di sebelah motor saya. Betul saja, kunci yang dia pegang berhasil terpasang dan motor menyala. Sejurus ia pergi dengan motornya.

Saya kembali ke dalam setelah memastikan semua baik-baik saja dan akan terus baik-baik saja kemudian mengambil keranjang belanjaan untuk dibayar.

Alhamdulillah orang tersebut bukan orang jahat. Bayangkan kalau orang tadi saya tuduh dan teriaki sebagai maling, mungkin saya malu.

Tapi ya sudah, jangan terlalu dibayangkan. Bayangkan saja siang-siang begini buah semangka yang sudah teriris dan baru keluar kulkas. Dimakan dengan sedikit mencondongkan kepala ke depan supaya tetesannya tidak kena baju. krik

6 pemikiran pada “Salah

Tinggalkan Balasan ke fauziahamalia Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s