Enaknya Tidak Enak

Pernahkah Anda melakukan hal terbilang konyol dan seketika itu pula kita tersadar lalu merasa tidak enak?

Kalau saya pernah, bahkan cenderung sering.

Musababnya bermacam-macam tapi semua mengerucut kepada satu: ketidakpekaan. Bicara peka, peka itu seperti pisau. Jika tidak diasah, akan berkarat dan tumpul. Tapi jika terlampau tajam juga tidak baik-baik amat. Istilahnya terlalu peka juga bisa terlihat pekok (bodoh).

Enaknya punya sifat tidak enakan adalah kita mudah mengevaluasi diri dan keadaan.

Percayalah, jika Anda melakukan sesuatu dan merasa tidak enak setelahnya, sepertinya memang ada sesuatu yang kurang baik sedang terjadi.

Tapi ya semoga baik-baik saja dan akan terus baik-baik saja setelahnya.
**

8 pemikiran pada “Enaknya Tidak Enak

  1. Ga enakkan jd khawatir berlebih. Di kasus sy kebanyakan ya orang lain nganggapnya gpp. Tp lebih baik gitu drpd ga pekaan

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s