Patah-Tumbuh: Hujan November

Pelangi di Lombok - Foto: Ardi Wahyudi

Pelangi di Lombok – Foto pribadi

Tahun lalu di bulan ini, hujan sudah menyapa Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Saat itu saya memang sedang bertugas di pulau 1000 masjid dalam rangka menyalurkan program bantuan untuk pemulihan pascagempa.

Hujan di mana-mana itu sama: basah. Saat bertugas dulu, pernah suatu ketika, saya harus menaiki motor dari Kota Mataram ke Lombok Utara. Dalam perjalanan menyusuri tebing-tebing pantai Senggigi, langit menghitam cepat padahal waktu masih sekitar ashar. Di kejauhan laut, awan sudah menumpahkan hujan. Tidak lama hujan turun. Saya bergegas membuka bagasi motor dan melapis pakaian dengan jas hujan.

Berkendara motor sambil hujan-hujanan punya sensasi tersendiri. Lalu lintas cenderung melambat bahkan terkadang lebih lowong. Pengendara motor tanpa jas hujan sudah pasti menyingkir dari jalanan dan mencari naungan. Mobil-mobil pun lebih lambat dari biasanya.

Dengan lalu lintas slow-motion tersebut, saya melakukan motor. Dari arah Kota Mataram menuju Lombok Utara, saya menembus hujan di sisi tebing pantai Senggigi yang menghadap laut. Angin dan air sudah campur aduk jadi satu. Tentu ada sekelebat rasa takut dan khawatir dalam diri. Tapi itulah manusia, cenderung khawatir terhadap hal yang belum dia kuasai dan ketahui.

Perlu sekitar 90 menit dari Mataram ke Lombok Utara. Angin, aliran air, dan tanjakan seperti melawan arah. Saya seperti salmon yang berenang ke hulu. Hujan semakin deras, jarak pandang tentu menyempit.

Setelah jelang magrib, saya tidak di Lombok Utara. Di suatu tanah lapang di Dusun Tanak Song. Sebuah basecamp para sukarelawan dari berbagai bidang. Saya memarkirkan motor di tempat biasa.

Waktu-waktu akhir bertugas di Lombok, hujan semakin sering dan basah akibat hujan tidak terhitung lagi. Saya tetap bersemangat. Selain karena senang bisa meringankan beban penyintas gempa, saya pun senang bisa menemukan cahaya di Lombok.

Tahun lalu, di November-Desember, di pembuka musim hujan, saya menemukannya.

**

3 pemikiran pada “Patah-Tumbuh: Hujan November

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s