Patah-Tumbuh: Setelah Ini Kita Mengorkestrasi Angin

Dahan yang patah bisa tergantikan dahan baru selama akar dan batang pohon masih tertancap di bumi. Angin datang sekeras apapun bisa saja merontokkan daun, akar tidak.

Pernah ada angin yang menghembuskan hawa sejuk sehingga terik matahari tidak terasa. Kemudian angin itu pergi, dengan terhormat.

Satu ketika ada yang berhembus mengetuk. Tapi, maaf: daun, ranting, cabang dan batang yang ada tidak bisa mengizinkan untuk berhembus masuk.

Akhirnya, datang angin dari arah tidak terduga. Menyusup perlahan. ia tinggal. Perlahan sejuk. Angin ini adalah pertanda-Nya, InsyaAllah.

Semoga angin ini mengarahkan cabang, dahan, ranting, dan daun membentuk seolah tangkupan tangan orang berdoa menatap lain. Di sisi sebaliknya, akar kuat menghujam agar beliung tidak merobohkan batang.

Setelah ini, mari kita mengorkestrasi angin menjadi nyanyian alam semesta yang baru dan abadi.

**

Berikan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s